<bgsound src='http://ia361300.us.archive.org/10/items/kimya2005-01-09.flac16/kimya2005-01-0903_vbr.mp3'> </bgsound>

Thursday, May 20, 2010

Tukang

Akulah tukang 
akulah tukang 
akulah tukang 
di sini kau tukang. 

Aku tukang 
kau tukang 
aku tukang 
kau tukang. 

Kita adalah tukang 
tukang karut, tukang picit 
tukang belit, tukang kebas 
tukang lacur, tukang hibur 
tukang hulur, tukang beli. 

Tukang ampu 
semampu-mampu 
mengampu 
tukang helang 
tiada alah 
bijak mencelah.



nurkilan: Sabri Yunus

Monday, May 17, 2010

Kisah fantasi

Dari jauh
hanya dari jauh
aku memandangmu
aku memujamu

siapalah aku
untuk mendekati dirimu
kau umpama bintang
yang mustahil untuk digapai

dunia kita berbeza
taraf kita pun begitu

ingin sekali aku mengenalimu
begitu juga mendampingimu
sebagai teman sudah memadai
mengembirakan hati ini

namun itu cuma angan
angan yang malap

akan ku simpan saja
kisah fantasiku ini
menjadi khayalan
diwaktu senggang 

Tuesday, May 11, 2010

Sangkar 3

perlukah kita bergilir-gilir
berkongsi sangkar-sangkar itu
atau haruskah kita tinggalkan saja
dan mencari sangkar yang baru

mencipta kenangan
meniti ketenangan
mengalun melodi
senada dan sekata
didalam sangkar yang baru

kamu..DIA...dia...

disaat kita bersama
ada batas menjadi penghalang
wujudnya rasa kecewa 
dalam diri kamu

ketika kita berteman
batas itu hilang
entah kemana
aku merasa akrab denganmu

kini muncul DIA...dan dia...
DIA muncul sebelum dia
dia buat aku tenang
DIA pula bikin aku kacau

aku pernah melupakan DIA
tapi sebenarnya aku tak pernah
aku tak mahu dia berharap
apatah lagi kecewa

kamu dimana...
tolonglah aku...
aku perlu bersamamu...
cuma kamu yang faham..


Saturday, April 24, 2010

Sangkar 2

kalau benar kita bersatu
bagaimana sangkar-sangkar itu
aku mau punya aku
kamu mau punya kamu

Thursday, April 22, 2010

Sangkar 1

sangkar aku sangkar duri
duri itu duri besi
sangkar kamu sangkar emas
emas kuning bukan putih
hati aku hati kamu
dapatkah disatukan dengan melodi

Kata

Aku banyak berkata-kata
saat tenang mahupun genting
tapi kalaupun aku berhenti
ia tetap akan mengganggu

aku tiada kudrat untuk menghakis ia

aku tak peduli kata mereka
mereka takkan pernah faham
aku bukan bermulut jahat
cuma suka bercakap dan bercakap

aku tak mengutuk orang lain
jauh sekali mengapi-apikan
hanya memuji dan menghargai
kurniaan Tuhan yang Esa

aku tak memuji diri
cuma menghibur suasana
aku tak minta ruang untuk berkata-kata
tak perlu juga kamu mendengar

kerana kata aku ikhlas
kata aku tulus
kata aku tak mengenal penat
siapa kata aku berhenti sampai disini...

aku tetap akan berkata-kata selagi terdaya...